Ngeri, Data Menkominfo Budi Arie Juga Dibobol Hacker: Senasib dengan Rakyat Jelata!?

- Penulis

Jumat, 20 September 2024 - 02:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA — Pengamat IT, Alfons Tanujaya, berbagi pandangan terkait kebocoran data pribadi Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi oleh geng hacker baru-baru ini.

Menurut Alfons, kebocoran data pribadi Menkominfo sangat disayangkan, terutama karena insiden ini menambah panjang daftar serangan siber terhadap pejabat tinggi negara.

Namun, di sisi lain, Alfons juga melihat hal positif dari kejadian ini. Menurutnya, insiden kebocoran data ini bisa menjadi momentum bagi para pejabat untuk lebih memahami apa yang dialami masyarakat umum yang turut menjadi korban kebocoran data.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Data yang diungkapkan tampaknya berasal dari kebocoran data yang terjadi sebelumnya,” kata Alfons, seperti diberitakan Inilah.com, Kamis (19/9/2024) kemarin.

“Namun, ini bisa menjadi hal positif, pejabat negara jadi bisa ikut merasakan penderitaan masyarakat akibat kebocoran data karena pengelolaan data yang tidak aman,” sambung Alfons.

Baca Juga :  Timnas Bulutangkis Indonesia Hebat, Juarai Asian School Badminton Championship (ASBC) 2024

Peretas yang mengaku sebagai bagian dari grup ‘Anonymous & AnonGhost Indonesia’ mengklaim telah membocorkan data pribadi milik Budi Arie, termasuk Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), hingga nomor BPJS.

Tak hanya itu, peretas juga menyatakan bahwa mereka akan mengawasi tindakan Budi Arie dan mengklaim bahwa “rahasia” Menkominfo itu sudah tidak lagi aman.

“Namun, ‘rahasia’ yang dimaksud tampaknya hanya sebatas data yang bocor. Kesan yang ditinggalkan hacker ini sangat bombastis,” jelas Alfons.

Selain membocorkan data pribadi Budi Arie, peretas juga menyinggung keterlibatan sang Menteri dalam berbagai isu kontroversial, termasuk tuduhan terlibat dalam jaringan perjudian online.

Baca Juga :  Setahun Kepemimpinan Prabowo: Rapor Merah untuk Bahlil dan Pigai, Celios Sarankan Reshuffle Cepat!

Menurut Alfons, tuduhan yang dilontarkan oleh peretas sudah masuk dalam kategori serius, sehingga perlu dibuktikan lebih lanjut demi memastikan kebenaran informasi yang beredar dan mencegah spekulasi yang dapat memperburuk situasi.

“Tuduhan keterlibatan dalam perjudian online, situs ilegal, dan situs poker adalah tuduhan serius yang harus dibuktikan. Jangan hanya asal tuduh,” kata Alfons.

Rangkaian insiden kebocoran data yang melibatkan pejabat tinggi negara seperti Budi Arie, termasuk kebocoran data NPWP jutaan orang, semakin memperlihatkan lemahnya sistem keamanan siber di Indonesia.

Meskipun belum ada laporan mengenai kerugian finansial, kebocoran data pribadi pejabat negara jelas mencoreng reputasi Indonesia di mata dunia. (Red)

 

Sumber; inilah.com

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura
Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”
Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah
Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama
Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:03 WIB

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Senin, 28 September 2026 - 09:29 WIB

Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”

Minggu, 27 September 2026 - 11:44 WIB

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 September 2026 - 09:31 WIB

Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Berita Terbaru

Ilustrasi: suaramuda.net

Sino Insight

China Pimpin BRICS 2027, Dedolarisasi Kembali Jadi Sorotan

Rabu, 30 Sep 2026 - 13:42 WIB

KILAS GLOBAL

Mengapa Greenland Penting bagi AS, Eropa, dan Masa Depan Arktik

Rabu, 30 Sep 2026 - 12:28 WIB

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB