Tingkatkan Kualitas Produk UMKM, Pemerintah Kalteng Selenggarakan Gebyar UMKM di Sampit

- Penulis

Sabtu, 7 September 2024 - 00:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA — Baru-baru ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyelenggarakan Gebyar UMKM wilayah barat sebagai upaya memacu peningkatan kualitas produk UMKM dalam rangka menghadapi persaingan pasar bebas.

“Gebyar UMKM wilayah barat ini adalah pertama kalinya dilaksanakan di Kalteng. Melalui kegiatan ini mari kita tingkatkan kualitas produk usaha mikro dan kecil guna menghadapi persaingan pasar bebas,” kata Gubernur Kalteng Sugianto Sabran di Sampit, seperti dirilis Kantor Berita Antara, Jumat (6/9/2024).

Gebyar UMKM kali ini dipusatkan di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), meliputi sejumlah kabupaten di wilayah barat Kalteng antara lain Kotim, Kotawaringin Barat, Sukamara, Lamandau dan Seruyan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sugianto menyebut kegiatan ini adalah salah satu upaya pihaknya untuk menampilkan berbagai produk unggulan pelaku usaha Kalteng, dalam rangka meningkatkan daya saing produk UMKM.

Sekaligus, dapat menciptakan sistem jaringan usaha bagi produk melalui fasilitas kemitraan agar pemasarannya semakin luas.

“Pengembangan dan penguatan perekonomian masyarakat Kalteng memang senantiasa menjadi fokus pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, dengan harapan utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Break! Konser John Legend Siap Digelar 6 Oktober 2024 di SICC Bogor

Selaras dengan hal tersebut, peningkatan produksi dan produktivitas UMKM menjadi salah satu fokus yang harus dicapai sepanjang tahun, seperti tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kalteng 2021-2026.

Pemberdayaan UMKM jelas membutuhkan dukungan dan sinergi dari semua lembaga, seperti BUMN, perbankan, biro/agen jasa, dan lain-lain.

Sinergi antar lembaga ini diharapkan akan menuntun pemberdayaan UMKM agar mampu naik kelas, sehingga mampu membawa manfaat yang lebih luas dan memberikan multiplier effect (efek berlipat) bagi kemajuan dan kemakmuran Kalteng.

Oleh karena itu, terselenggaranya kegiatan ini diharap membantu para pelaku UMKM. Bukan hanya sebagai upaya promosi atau pameran produk, namun juga membuka dan memperluas kemitraan jaringan UMKM di Kalteng.

“Semoga Gebyar UMKM ini menjadi satu pijakan bagi UMKM Kalteng, meningkatkan kualitas produk dan jangkauan usaha, sekaligus membawa berbagai dampak positif terhadap pertumbuhan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ucap Sugianto.

Baca Juga :  Gus Yusuf: PKB Salah Satu Parpol Penyumbang Suara Terbanyak Luthfi-Yasin

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kalteng Norhani menyampaikan Gebyar UMKM wilayah barat menjadi sarana pihaknya memberikan edukasi dan literasi kepada pelaku UMKM, agar mampu menghasilkan produk yang sesuai standar sebagai langkah awal untuk bersaing di pasar bebas.

“Sejumlah narasumber yang kompeten kami hadirkan dalam kegiatan ini, di antaranya dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan perbankan, serta motivator. Kami mendorong pelaku UMKM bisa membuat produk yang sesuai standar, seperti sertifikasi halal dan sebagainya,” ujarnya

Selain itu, pihaknya juga menggelar bazar UMKM yang pusatkan di halaman Citimal Sampit sebagai sarana promosi produk-produk unggulan dari pelaku UMKM. Kemudian, ditutup dengan hiburan rakyat di Taman Kota Sampit.

Kegiatan ini adalah kolaborasi dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Disbudpar, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, dan lainnya.

Menurut Norhani, kegiatan ini terbilang sukses dari target 5.000 pelaku UMKM setidaknya lebih dari 70 persen target terpenuhi. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Balon Wonosobo Disorot, Saat Ikon Budaya Bersinggungan dengan Program Politik
Daftar Calon Gubernur Bank Indonesia Pilihan Prabowo
Ronda Adat Manggarai Iringi Final KBCK Independen Cup, Gapura FC VS Langa FC
Kepala Daerah Pecah Kongsi, Wacana Pilkada Tanpa Wakil Kembali Mencuat
Empat Cabang Istimewa Desak PBNU Susun Peta Jalan Ekonomi Menuju Muktamar Ke-35
Yeww… Febrie Adriansyah Merasa Dikriminalisasi, Pakar Hukum: Buktikan di Pengadilan!
China Masuk Madura! Pulau Garam Disiapkan Jadi Pusat Industri Baru Jawa Timur?
Lulusan SMK Paling Banyak Menganggur, Kok Bisa?
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Festival Balon Wonosobo Disorot, Saat Ikon Budaya Bersinggungan dengan Program Politik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Daftar Calon Gubernur Bank Indonesia Pilihan Prabowo

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Ronda Adat Manggarai Iringi Final KBCK Independen Cup, Gapura FC VS Langa FC

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Kepala Daerah Pecah Kongsi, Wacana Pilkada Tanpa Wakil Kembali Mencuat

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Empat Cabang Istimewa Desak PBNU Susun Peta Jalan Ekonomi Menuju Muktamar Ke-35

Berita Terbaru

KILAS GLOBAL

Ratusan Diaspora Indonesia di Tunisia Semarakkan HUT RI ke-81

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:10 WIB