Hamas-Fatah “Rujuk Kembali”, Ditandai Deklrasi Beijing! Cina Jadi Mediatornya!

- Penulis

Selasa, 23 Juli 2024 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Dua faksi di Palestina yang bersaing, Hamas dan Fatah akhirnya menyatakan “rujuk kembali”. Bersama dengan faksi lainnya, kedua faksi tersebut sepakat untuk membangun persatuan nasional.

Komitmen berbagai faksi Palestina itu terjalin selama negosiasi di Cina yang berakhir Selasa 23 Juli 2024. Rekonsiliasi antarfaksi sejak 21 Juli 2024 itu ditandai adanya “Deklarasi Beijing”.

Dikutip dari Tempo, Selasa (23/7/2024), pejabat senior Hamas Hussam Badran mengatakan poin terpenting dari Deklarasi Beijing adalah membentuk pemerintahan persatuan nasional Palestina untuk mengelola urusan Palestina.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada sekitar 14 faksi Palestina termasuk para pemimpin Fatah dan Hamas juga bertemu dengan media, dengan Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi hadir, kata CGTN dalam sebuah posting media sosial.

Perjanjian tersebut menandai keberhasilan diplomatik bagi Beijing dan pengaruhnya yang semakin besar di Timur Tengah, setelah menjadi penengah kesepakatan damai yang berhasil dicapai antara musuh bebuyutan regional Arab Saudi dan Iran tahun lalu.

Baca Juga :  PM Irak Bilang, Konflik di Timur Tengah Bisa Dicegah dengan Hentikan Israel

Badran memuji Cina dalam sebuah pernyataan atas upaya signifikannya untuk menjadi tuan rumah perundingan dan mencapai deklarasi tersebut.

“Deklarasi ini datang pada saat yang penting karena rakyat kami menghadapi perang genosida, terutama di Jalur Gaza,” pernyataan tersebut mengutip pernyataan Badran.

Dia mengatakan perjanjian tersebut merupakan “langkah positif tambahan menuju tercapainya persatuan nasional Palestina”.

“Hal ini menciptakan penghalang yang kuat terhadap semua intervensi regional dan internasional yang berusaha memaksakan kenyataan yang bertentangan dengan kepentingan rakyat kita dalam mengelola urusan Palestina pascaperang,” kata Badran.

Faksi-faksi yang berseteru, Hamas dan Fatah, pertama kali bertemu di Beijing pada April untuk membahas upaya rekonsiliasi guna mengakhiri sekitar 17 tahun pertikaian. Ini pertama kalinya delegasi Hamas diketahui publik telah mengunjungi Cina sejak perang di Gaza dimulai.

Baca Juga :  Ajang Indonesian Youth Science and Language Olympiad (IYSLO) 2024 Banjir Pujian, PPSM: Siap Sambut Indonesia Emas

Badran mengatakan pemerintah persatuan nasional akan mengelola urusan warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat, mengawasi rekonstruksi, dan mempersiapkan kondisi untuk pemilihan umum. Ini adalah posisi Hamas, yang telah diserukan dan diusulkan sejak minggu-minggu pertama pertempuran.

Faksi-faksi Palestina yang telah lama berseteru sebelumnya gagal menyembuhkan pertikaian politik mereka setelah pejuang Hamas mengusir Fatah dari Gaza dalam perang singkat pada 2007.

Pejabat Cina telah meningkatkan advokasi untuk Palestina di forum-forum internasional dalam beberapa bulan terakhir, menyerukan konferensi perdamaian Israel-Palestina berskala lebih besar dan jadwal khusus untuk melaksanakan solusi dua negara. (***)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemilu 2029 Masih Jauh, Tapi Kok Golkar, PAN dan PKB Udah Kasih Dukungan ke Prabowo?
Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap
Kebangetan! Rp863 Miliar Ludes di Kasus Motor Listrik MBG, Ribuan Unit Malah Tanpa Baterai!
Golkar: Pileg, Pilpres, dan Pilkada Baiknya Digelar Terpisah!
Temuan MK: Gibran Tak Punya Ijazah SMA
150 Tahun Batik Gan: Dari Rumah di Pekalongan, Menembus Museum Dunia
Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Pantang Menyerah Jadi Kunci
Aliansi Mahasiswa Probolinggo Siap Turun Lagi, Bawa Massa Lebih Besar
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Pemilu 2029 Masih Jauh, Tapi Kok Golkar, PAN dan PKB Udah Kasih Dukungan ke Prabowo?

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Golkar: Pileg, Pilpres, dan Pilkada Baiknya Digelar Terpisah!

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Temuan MK: Gibran Tak Punya Ijazah SMA

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:15 WIB

150 Tahun Batik Gan: Dari Rumah di Pekalongan, Menembus Museum Dunia

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (The Nation)

KILAS GLOBAL

Gokil! Trump Mau Ganti Nama Samudra Atlantik Jadi Samudra Trump

Senin, 12 Okt 2026 - 15:28 WIB

Salah satu destinasi wisata di Pulau Bali. (Gambar: pinterest)

KABAR NUSANTARA

Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:02 WIB