Kisah Afief, Peserta Ujian SNBT yang Raih Skor 773 dan Lolos Fakultas Kedokteran UI

- Penulis

Rabu, 19 Juni 2024 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Semua orang memang memiliki jalannya masing-masing. Sebut saja, Muhammad Afief Muzhaffar. Remaja usia 18 tahun itu mengaku lega usai melihat hasil pengumuman Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang keluar pada Kamis, 13 Juni 2024 lalu.

Dengan skor 773, Afief akhirnya dinyatakan lolos dan tentunya diterima pada Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Tentu Afief mempunyai kisah inspiratif, pantang menyerah, dan terus berjuang keras untuk menggapai mimpinya.

Ia adalah sosok remaja yang mempunyai mimpi menjadi seorang dokter. Cita-cita yang sangat mulia, tapi tak semua orang dapat meraihnya begitu saja. Butuh perjuangan dan pengorbanan untuk meraih tahapan itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dukungan keluarga dan orang disekitarnya

Capaian skor 773 dan diterima kuliah pada Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia bukanlah perkara mudah. Selain keyakinan yang kuat, rupanya ada banyak dukungan dari orang-orang di sekitarnya.

Baca Juga :  Setelah UIN Walisongo Semarang, Kini Militer Masuk Kampus UI: Apa Komentarmu?

Seperti ditulis Tempo, Selasa (18/6/ 2024), orang-orang di sekitar Afief selalu mendukung, baik di lingkungan rumah, sekolah, maupun tempat kursus. Ia bercerita, bahwa pernah kursus dari pagi hingga pukul 21.00 hanya untuk menyelesaikan latihan soal.

Kejadian itu membuat kedua orang tuanya khawatir, sehingga mereka memberi nasihat agar Afief tidak terlalu keras terhadap dirinya sendiri. Afief mengaku sebenarnya ayah dan ibunya tak pernah memaksanya harus lulus.

Justru, orang tua memberikan nasehat pentingnya proses belajar yang harus dilakukan dengan gembira, seimbang, dan terutama punya peers untuk berjuang bersama-sama.

Saat bersekolah di Pondok Pesantren Husnul Khotimah, Jawa Barat, misalnya, kedua orang tuanya membantu dalam menyiapkan strategi, konsultasi, dan manajemen waktu. Alhasil, Afief sukses mengisi kegiatannya dengan berorganisasi dan lomba, khususnya pidato bahasa Inggris.

Sekolah selama dua tahun di Pondok Pesantren Husnul Khotimah, ia pernah meraih penghargaan Honorable Mention pada AYIMUN di Kuala Lumpur tahun 2022.

Baca Juga :  Guys! Di Usia Berapa Kamu Tahu, Kalau Pesantren Al Kahfi Somalangu Kebumen Adalah Pesantren Tertua di Jateng, Bahkan di Asia Tenggara?

Ajang itu diikuti oleh pelajar dan mahasiswa untuk mengasah kemampuan diplomasi, politik, komunikasi serta pengembangan wawasan internasional.

Saat pindah sekolah di SMA Cakra Buana, Afief dengan support orangtua lebih fokus pada persiapan UTBK. Ia juga mengikuti bimbingan belajar di Brain Academy.

Lalu, segala perjuangan itu akhirnya terbayarkan ketika hasil tes diumumkan. Kini, Afief mengaku telah melakukan daftar ulang. Dan ke depan, ia ingin memilih karir sebagai dokter spesialis.

Artikel tentang Afief ini mungkin saja tak menarik bagimu. Akan tetapi bagi sobat muda yang lain, setidaknya menjadi kisah inspiratif. Kisah perjuangan meraih mimpi yang tak mudah.

Tapi kisah Afief ini juga setidaknya linear dengan pepatah: “usaha tak akan mengkhianati hasil”. Terima kasih Tempo telah menyiarkan sumber inspirasi dan berita baik. (***)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dwi Sangita: Kongres XX IPPNU Harus Jawab Tantangan Pelajar Perempuan
Puteri Anggraini Kurniawan Rilis Single ‘Drama Pagi’, Jadi Penyemangat di Tengah Hiruk-Pikuk Pekerjaan
Ketua IPPNU Jateng: Ratusan Kader Dikerahkan untuk Matangkan Persiapan Kongres XX di Kendal
Tantangan Kreator Pemula dan Pentingnya Cara Kerja Video Editing di Era Digital
150 Tahun Batik Gan: Dari Rumah di Pekalongan, Menembus Museum Dunia
Gali Lurus dari Jakarta, Ternyata Bisa Muncul di Kolombia! Kalau dari Papua, Tembus Mana?
PSHW TM Lamongan Turunkan 6 Pendekar di IPSI Lamongan Megilan Cup 2026
Rafty Raf Rilis Single Kedua ‘Cinta Dia & Dirimu’, Bawa Kisah Cinta yang Datang di Waktu yang Salah
Berita ini 34 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Dwi Sangita: Kongres XX IPPNU Harus Jawab Tantangan Pelajar Perempuan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Puteri Anggraini Kurniawan Rilis Single ‘Drama Pagi’, Jadi Penyemangat di Tengah Hiruk-Pikuk Pekerjaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Ketua IPPNU Jateng: Ratusan Kader Dikerahkan untuk Matangkan Persiapan Kongres XX di Kendal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Tantangan Kreator Pemula dan Pentingnya Cara Kerja Video Editing di Era Digital

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:15 WIB

150 Tahun Batik Gan: Dari Rumah di Pekalongan, Menembus Museum Dunia

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (The Nation)

KILAS GLOBAL

Gokil! Trump Mau Ganti Nama Samudra Atlantik Jadi Samudra Trump

Senin, 12 Okt 2026 - 15:28 WIB

Salah satu destinasi wisata di Pulau Bali. (Gambar: pinterest)

KABAR NUSANTARA

Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:02 WIB