Kota Terdingin di Dunia Adalah Yakutsk dan Oymyakon, Suhunya sampai Minus 71 Derajat!

- Penulis

Senin, 17 Juni 2024 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Sebagai negara tropis, mungkin di Indonesia tak banyak dijumpai wilayah/ kota yang benar-benar dingin. Sehingga kita tak mengenal musim gugur, atau bahkan musim dingin.

Tapi di belahan bumi bagian Rusia, Yakutsk bisa dinobatkan kota terdingin, bahkan paling dingin di dunia. Kota Yakutsk terletak di Siberia, yakni salah satu wilayah terdingin dan paling jarang penduduknya di dunia.

Wilayah itu dihuni sekitar 336.200 orang dan banyak di antaranya bekerja untuk Alrosa, sebuah perusahaan yang menjalankan tambang berlian di kota tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suhu di Kota Yakutsk sudah mencapai minus 60 derajat Celcius. Namun beberapa penduduk bersikeras bahwa mereka pernah mengalami hari-hari yang jauh lebih dingin.

Meski demikian, mereka tidak dapat memastikannya karena termometer hanya menunjukkan suhu minus 63 derajat Celcius.

Baca Juga :  Jawab Tantangan Modernisasi Pertanian, Pemerintah Jawa Tengah Gelar Jateng Agro-inovation Expo 2024

Wow, suhu rata-rata 7,5 derajat celcius

Menurut Climate Data, Yakutsk memiliki suhu tahunan rata-rata minus 7,5 derajat Celcius. Suhu di Yakutsk bisa berada di bawah 0 derajat Celcius selama enam bulan dalam setahun.

Kendati sangat ‘menggigil’, kematian akibat cuaca dingin tidak terlalu berdampak pada kota ini. Sebuah studi yang dipublikasikan di BMJ menunjukkan angka kematian akibat penyakit yang berhubungan dengan flu tidak meningkat di Yakutsk seiring turunnya suhu. Umumnya warga mengenakan pakaian yang sangat hangat dan tetap berada di dalam rumah.

Selain Yakutsk, kota terdingin lainnya adalah Oymyakon. Kota itu dihuni penduduk yang lebih sedikit, yakni hanya sekitar 500 orang. Tetapi kota itu mempunyai suhu yang lebih dingin, mencapai suhu beku minus 71,2 derajat Celcius pada tahun 1924.

Baca Juga :  Situasi Terkini di Republik Abkhazia dan Jaminan Keamanan Rusia

Jarak yang cukup jauh

Kota Yakutsk dan Oymyakon tidaklah berdekatan. Kedua kota itu dipisahkan jarak sejauh 928 kilometer dan memakan waktu sekitar 21 jam. Namun kedua kota itu benar-benar sangat dingin karena kombinasi garis lintang yang tinggi dan daratan yang luas.

Suhu global yang ekstrim, baik tinggi maupun rendah, cenderung terjadi di benua karena daratan memanas dan mendingin lebih cepat dibandingkan lautan.

Dalam kasus Siberia, lapisan salju dan es juga berperan karena membantu menjaga wilayah tersebut tetap sejuk dengan memantulkan kembali radiasi Matahari yang masuk ke luar angkasa.

Kombinasi faktor-faktor ini menyebabkan terciptanya zona tekanan tinggi semi permanen yang besar di Siberia pada musim dingin, yang dikenal sebagai “Siberian High”. (***)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemilu 2029 Masih Jauh, Tapi Kok Golkar, PAN dan PKB Udah Kasih Dukungan ke Prabowo?
Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap
Kebangetan! Rp863 Miliar Ludes di Kasus Motor Listrik MBG, Ribuan Unit Malah Tanpa Baterai!
Golkar: Pileg, Pilpres, dan Pilkada Baiknya Digelar Terpisah!
Temuan MK: Gibran Tak Punya Ijazah SMA
150 Tahun Batik Gan: Dari Rumah di Pekalongan, Menembus Museum Dunia
Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Pantang Menyerah Jadi Kunci
Aliansi Mahasiswa Probolinggo Siap Turun Lagi, Bawa Massa Lebih Besar
Berita ini 49 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Pemilu 2029 Masih Jauh, Tapi Kok Golkar, PAN dan PKB Udah Kasih Dukungan ke Prabowo?

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Golkar: Pileg, Pilpres, dan Pilkada Baiknya Digelar Terpisah!

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Temuan MK: Gibran Tak Punya Ijazah SMA

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:15 WIB

150 Tahun Batik Gan: Dari Rumah di Pekalongan, Menembus Museum Dunia

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (The Nation)

KILAS GLOBAL

Gokil! Trump Mau Ganti Nama Samudra Atlantik Jadi Samudra Trump

Senin, 12 Okt 2026 - 15:28 WIB

Salah satu destinasi wisata di Pulau Bali. (Gambar: pinterest)

KABAR NUSANTARA

Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:02 WIB