Jika Sekolah WFH, Gimana Nasib Makan Bergizi Gratis? Tetap Dapat atau Malah Skip?

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Program Makan Bergizi Gratis di sekolah dasar (foto: tempo.co)

Ilustrasi Program Makan Bergizi Gratis di sekolah dasar (foto: tempo.co)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Wacana work from home (WFH) yang bakal diterapkan seminggu sekali di instansi pemerintah ternyata mulai “merembet” ke dunia sekolah.

Tapi, muncul satu pertanyaan penting: kalau siswa belajar dari rumah, program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih jalan nggak sih Jawabannya? Belum tentu.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, dengan tegas bilang kalau distribusi MBG itu fix berbasis kehadiran siswa di sekolah. Jadi, konsepnya simpel: datang ke sekolah lalu dapat makan. Kalau enggak datang, ya nggak dapat.

“Penyaluran MBG itu berbasis menu segar dan kehadiran penerima manfaat di lokasi, yaitu sekolah,” jelas Dadan.

Kenapa harus di sekolah? Karena menu MBG ini bukan makanan instan—melainkan makanan segar yang butuh distribusi cepat dan tepat. Jadi, sekolah jadi titik paling ideal biar kualitas tetap terjaga dan programnya efektif.

Artinya, kalau nanti ada hari WFH atau belajar dari rumah, kemungkinan besar MBG bakal off dulu. Sampai sekarang, pemerintah juga belum kasih bocoran soal skema alternatif buat kondisi ini.

Di sisi lain, pemerintah memang lagi serius mengkaji kebijakan WFH minimal satu hari per minggu. Tujuannya? Nggak lain buat efisiensi energi, apalagi di tengah gejolak global kayak naiknya harga minyak dunia.

Baca Juga :  Pemecatan Kepala BGN Momentum Penting Memperketat Tata Kelola Makan Bergizi Gratis

Kebijakan ini tinggal tunggu lampu hijau dari Prabowo Subianto dan bakal diumumkan oleh Airlangga Hartarto.

Tapi tenang, nggak semua sektor bakal kena WFH. Layanan publik dan pekerjaan yang butuh kehadiran fisik tetap jalan seperti biasa.

Jadi, kalau WFH benar-benar masuk ke sekolah, siap-siap aja: belajar bisa dari rumah, tapi makan gratisnya… bisa jadi ikut libur juga. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 22:54 WIB

Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB