KBRI Islamabad Selenggarakan Shalat Id dan Halal Bihalal untuk Masyarakat Indonesia

SUARAMUDA.NET, ISLAMABAD — KBRI Islamabad telah menyelenggarakan Shalat Id dan Halal Bihalal, bekerja sama dengan Panitia Bulan Ramadhan, Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PBR PPMI) Pakistan, Sabtu (21/3).

Begitu Pemerintah Pakistan mengumumkan kepastian Idul Fitri pada Sabtu, berbagai persiapan langsung dilakukan.

Mulai dari dekorasi, pengadaan menu khas Lebaran, hingga pembersihan Aula Budaya Nusantara sebagai bakal lokasi Shalat Id. Sementara persiapan berlangsung, takbirpun menggema syahdu di komplek KBRI Islamabad.

Untuk memudahkan transportasi para mahasiswa dari kampus International Islamic University Islamabad (IIUI) ke KBRI Islamabad yang berjarak sekitar 20 km, KBRI Islamabad menyiapkan tiga minibus.

Minibus tersebut cukup membantu karena kampus IIUI sudah tidak sediakan bus kampus sehubungan libur Idul Fitri. Lebih penting lagi bahwa tidak semua kendaraan bisa dengan mudah masuk Diplomatic Enclave dimana KBRI Islamabad berada.

Sementara kendaraan KBRI lebih mudah mendapatkan akses ke berbagai titik ibukota yang dijaga cukup ketat sehubungan situasi keamanan di tengah ketegangan kawasan, baik di Asia Selatan maupun Timur Tengah.

Bertindak sebagai Imam Shalat Id adalah M. Irham Amin, Ketua Pengurus Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Pakistan, sedangkan Khatib adalah Ibnu Aqil Mahmud, Wakil Syuriah I Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Pakistan.

“Cinta tanah air merupakan fitrah manusia,” terang Ibnu yang juga Mahasiswa Pasca Sarjana Sastra Arab IIUI ini.

Sementara Duta Besar RI untuk Republik Islam Pakistan, Chandra W. Sukotjo mengikuti prosesi Shalat Id dan Halal Bihalal, didampingi isteri, Tamara Y. Sukotjo.

Para diplomat dan staf KBRI Islamabad juga mendampingi Duta Besar dan tampak larut dalam suasana khidmat Lebaran bersama masyarakat.

“Silaturahmi antara KBRI Islamabad dan masyarakat Indonesia sangat penting. Terlebih di tengah dinamika regional saat ini,” ujar Kepala Perwakilan RI yang dulunya pernah menjadi bagian dari pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini.

“Kita adakan Halal Bihalal dengan semangat solidaritas. Banyak saudara-saudara kita yang sedang melalui masa dan situasi yang tidak mudah,” lanjutnya sejalan dengan arahan Presiden RI.

Seluruh jamaah Shalat Id mendapat kupon untuk ditukar dengan seporsi lontong berkuah opor ayam dan es timun serut.

“Pak Dubes dan Ibu seperti orangtua kami. Meskipun kami jauh dari keluarga, Shalat Id dan Halal Bihalal cukup mengobati rasa kangen berlebaran di kampung halaman” ujar Neng Yofa, mahasiswi IIUI asal Sukabumi.

Sebelum kembali ke tempat masing-masing, masyarakat Indonesia mendapatkan nakanan ringan dan beberapa bungkus Indomie yang telah diterima dari pabriknya di daerah Faisalabad, Pakistan.

“Bagi kami, Ramadhan adalah bulan untuk berlomba menjadi yang terbaik. Banyak mahasiswa/i dengan talenta bagus,” terang Naufal, Ketua PBR PPMI yang sudah menakhodai berbagai lomba dan kegiatan antar mahasiswa Indonesia selama Ramadhan.

Lomba-lomba Nasyid, serta pidato dan MC berbahasa Inggris dan Arab, merupakan beberapa unjuk kebolehan yang dilombakan. (Red)

Redaksi Suara Muda, Saatnya Semangat Kita, Spirit Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like