SUARAMUDA.NET, MAKASSAR — Dalam semangat kebersamaan dan harmoni lintas iman, Dewan Pengurus Daerah Generasi Muda Buddhis Indonesia (GEMABUDHI) Sulawesi Selatan menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H kepada seluruh umat Muslim, khususnya di Sulawesi Selatan.
Ketua GEMABUDHI Sulawesi Selatan, Enrique Justine Sun, S.Kom., menyampaikan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa, tetapi juga momentum yang sarat makna untuk kembali kepada fitrah—memurnikan hati, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat saling memaafkan.
“Idul Fitri adalah ruang batin yang mengajarkan kita tentang keikhlasan, kesabaran, dan kasih sayang. Nilai-nilai ini bersifat universal, melampaui batas agama dan keyakinan. Inilah yang menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis,” ujarnya.
GEMABUDHI Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari gerakan pemuda yang aktif dalam merawat keberagaman di Indonesia.
Dalam konteks kehidupan berbangsa, toleransi bukan hanya sekadar slogan, melainkan praktik nyata yang harus diwujudkan dalam tindakan sehari-hari—melalui saling menghargai, memahami, dan bekerja sama.
Momentum Idul Fitri juga dipandang sebagai pengingat bahwa perbedaan adalah kekayaan, bukan penghalang. Justru dari keberagaman itulah lahir kekuatan sosial yang mampu menjaga persatuan dan memperkokoh kebhinekaan.
“Kami percaya, ketika hati dipenuhi dengan welas asih dan pikiran dilandasi oleh kebijaksanaan, maka sekat-sekat perbedaan akan mencair dengan sendirinya. Idul Fitri mengajarkan kita untuk kembali kepada nilai kemanusiaan yang paling hakiki—yakni cinta kasih dan perdamaian,” lanjutnya.
Melalui ucapan ini, GEMABUDHI Sulawesi Selatan juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menumbuhkan semangat toleransi aktif. Bukan hanya menerima perbedaan, tetapi juga merangkulnya sebagai bagian dari identitas bersama sebagai bangsa Indonesia.
Di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, pesan damai dari Idul Fitri diharapkan mampu menjadi cahaya yang menerangi jalan kebersamaan.
Sebuah pengingat bahwa harmoni tidak tercipta secara instan, melainkan dibangun melalui niat baik, dialog, dan empati yang berkelanjutan.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kedamaian, kebahagiaan, dan keberkahan senantiasa menyertai kita semua,” tutup Enrique.
Dengan semangat lintas iman dan persaudaraan sejati, GEMABUDHI Sulawesi Selatan terus berkomitmen menjadi jembatan yang menghubungkan perbedaan, demi Indonesia yang lebih damai, inklusif, dan penuh kasih. (Red)