Longsor Tutup Jalan Nasional Trenggalek–Ponorogo, Akses Masih Lumpuh di Hari Kedua

SUARAMUDA.NET, TRENGGALEK — Proses pembersihan material longsor di Jalan Nasional KM 16 Trenggalek–Ponorogo masih berlangsung hingga hari kedua, Kamis (5/3) kemarin.

Hingga kini akses utama tersebut masih lumpuh karena tim gabungan masih berjibaku menyingkirkan sisa material yang menutup badan jalan.

Longsor terjadi di Dusun Pacar, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu. Material berupa batu raksasa dengan estimasi volume mencapai 68 meter kubik sempat menutup total jalan nasional yang menghubungkan Trenggalek dan Ponorogo.

Tim gabungan dari Basarnas, BPBD, dan berbagai unsur relawan terus melakukan pembersihan. Hingga saat ini, sekitar 45 persen material longsor berhasil disingkirkan dari lokasi.

Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas terpaksa dialihkan. Kendaraan dari arah Trenggalek menuju Ponorogo diarahkan masuk melalui Pertigaan Pucanganak, kemudian melewati jalur desa hingga kembali ke jalan nasional mendekati titik atas longsoran.

Sementara kendaraan dari arah Ponorogo menuju Trenggalek dialihkan melalui jalur bawah yang bersifat satu arah. Jalur ini hanya diperuntukkan bagi sepeda motor dan mobil kecil tanpa muatan.

Rutenya melewati akses jalan desa di samping Warung Centang Loro dan keluar di sekitar Rest Area Bendungan Tugu Trenggalek.

Karena kondisi jalan desa yang sempit dan terbatas, kendaraan berat maupun kendaraan bermuatan tidak diperbolehkan melintas melalui jalur alternatif tersebut.

Humanitarian Program Laznas LMI, Susanto, menjelaskan bahwa setelah seluruh material longsor berhasil dibersihkan, tahap berikutnya adalah memastikan kondisi dan kekuatan struktur jalan sebelum kembali dibuka untuk umum.

“Setelah material selesai dibersihkan, kami akan memastikan dulu kelayakan struktur jalannya agar aman dilalui,” ujarnya.

Saat ini BPBD Trenggalek, Basarnas, dan tim gabungan masih fokus pada penanganan darurat agar akses jalan nasional tersebut bisa segera difungsikan kembali.

Jika cuaca tetap cerah dan tidak terjadi hujan deras yang berpotensi memicu longsor susulan, proses pembersihan ditargetkan selesai paling lambat pada Jumat, hari ini. (Red)

Redaksi Suara Muda, Saatnya Semangat Kita, Spirit Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like