
SUARAMUDA.NET, TAIPEI — Bayangkan negara Anda punya kelebihan duit sampai bingung mau dikemanakan. Nah, ini bukan mimpi, tapi kenyataan di Taiwan!
Pemerintah di sana kembali bikin heboh dengan rencana membagikan uang tunai kepada seluruh warganya. Bukan sekali, tapi ini yang kedua kalinya dalam beberapa tahun terakhir.
Dari Rp3 Juta, Naik Jadi Rp5 Juta!
Pada tahun 2023, warga Taiwan sudah pernah merasakan “rejeki nomplok” berupa uang tunai NT$6.000 (sekitar Rp2,9 juta).
Alasan saat itu simpel: pemasukan pajak negara melampaui target, jadi sisa uangnya dikembalikan lagi ke rakyat. Kebijakan ini disambut meriah dan sukses bikin ekonomi lokal menggeliat.
Kini, ceritanya terulang lagi, tapi dengan nominal yang lebih besar! Pemerintah Taiwan berencana membagikan NT$10.000 (sekitar Rp4,9 juta) per kepala pada tahun 2025. Jumlah ini naik hampir dua kali lipat dan tentu saja, bikin banyak orang kegirangan.
Tapi, apa alasan di baliknya kali ini? Selain karena surplus pajak yang masih melimpah, kebijakan ini juga disebut sebagai langkah antisipasi untuk memperkuat daya tahan ekonomi negara.
Dengan adanya dana segar di tangan masyarakat, diharapkan daya beli meningkat dan ekonomi tetap stabil di tengah ketidakpastian global.
Bukan Cuma Warga Lokal, Tapi Semua Kebagian?
Pertanyaan yang sering muncul: apakah ini cuma buat warga lokal saja?
Sampai saat ini, fokusnya memang untuk warga negara Taiwan. Namun, ada juga wacana untuk mempertimbangkan penduduk asing yang memiliki izin tinggal tetap. Detail pastinya masih menunggu ketetapan resmi dari pihak berwenang.
Rencana pembagian ini diperkirakan akan dimulai pada Oktober 2025 dan akan disalurkan secara bertahap dalam beberapa bulan.
Yang jelas, kebijakan ini menunjukkan komitmen pemerintah Taiwan untuk berbagi keuntungan ekonomi langsung dengan rakyatnya, sebuah langkah yang patut diacungi jempol.
Jika negara lain bisa membagikan bantuan sosial, Taiwan membagikan surplusnya. Bukti bahwa ketika pemerintah dan rakyat bersinergi, hasilnya pun bisa terasa langsung di dompet! (Red)