Duh, Arab Saudi Bersalju Lagi! Fenomena Langka atau Siklus Alam?

- Penulis

Senin, 22 Desember 2025 - 07:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan Jabal Al-Lawz di Tabuk dilaporkan mengalami hujan salju cukup lebat pada Rabu (17/12/2025)/ gambar: CNN Indonesia

Kawasan Jabal Al-Lawz di Tabuk dilaporkan mengalami hujan salju cukup lebat pada Rabu (17/12/2025)/ gambar: CNN Indonesia

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Arab Saudi yang identik dengan gurun dan cuaca panas, mendadak berubah bak negeri musim dingin.

Menjelang akhir 2025, cuaca ekstrem melanda sejumlah wilayah, bahkan salju dilaporkan turun di kawasan utara negara tersebut.

Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi (NCM) memprediksi potensi hujan salju masih akan berlanjut, terutama di wilayah utara Riyadh. Fenomena ini pun langsung menyedot perhatian publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu lokasi yang viral adalah Jabal Al-Lawz, gunung setinggi 2.580 meter di atas permukaan laut yang puncaknya tertutup salju tebal.

Selain itu, salju juga turun di Kota Tabuk, wilayah barat laut Arab Saudi yang berbatasan langsung dengan Yordania dan dikenal sebagai “Gerbang Utara” Jazirah Arab.

Baca Juga :  Festival Film "Most" (Jembatan) Kembali Digelar di Krimea, Rusia

Kawasan Jabal Al-Lawz di Tabuk dilaporkan mengalami hujan salju cukup lebat pada Rabu (17/12/2025).

Meski terlihat tak biasa, gunung yang namanya berarti “Gunung Almond” ini memang dikenal kerap diselimuti salju setiap musim dingin dan menjadi daya tarik wisata musiman.

Mengutip Saudi Gazette, NCM menyebut hujan salju juga terjadi di wilayah dataran tinggi lain seperti Tabuk dan Hail.

Penyebabnya adalah sistem tekanan rendah yang menyapu kawasan Timur Tengah, membawa udara dingin dan kelembapan ke wilayah gurun.

Baca Juga :  Wow! Anutin Charnvirakul Jadi PM Baru Thailand, Sosok Pro-Legalisasi Ganja yang Bikin Heboh

Sementara itu, dikutip dari Gulf News, astronom dari Taif Astronomical Sundial, Mohammed bin Reddah Al Thaqafi, menegaskan bahwa fenomena ini bukan pertanda aneh.

Menurutnya, turunnya salju di wilayah tertentu Arab Saudi masih tergolong wajar saat musim dingin.

Para ahli meteorologi menyebut pola cuaca seperti ini kerap muncul pada masa transisi musim, terutama ketika wilayah tengah hingga barat Arab Saudi mengalami fluktuasi cuaca ekstrem.

Meski begitu, salju di negeri gurun tetap menjadi pemandangan langka yang selalu sukses membuat publik takjub. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 23 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB