SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Angin segar berembus di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang. Tongkat estafet kepemimpinan resmi berpindah tangan. Prof. Dr. Drs. Suparno, M.Si. menyerahkan jabatan rektor kepada Prof. Dr. Drs. Suparjo, M.P. untuk periode 2025–2030.
Prosesi serah terima jabatan digelar khidmat namun penuh optimisme di Aula Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Untag Semarang, Senin (22/12/2025).
Momen ini disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan universitas serta Yayasan Pembina Pendidikan 17 Agustus 1945 (YPP17) Semarang.
Pergantian ini sekaligus menutup perjalanan dua periode kepemimpinan Prof. Suparno sejak 2020. Selama lima tahun terakhir, Untag Semarang mencatatkan lompatan besar—bukan cuma di atas kertas, tapi juga terasa nyata di lingkungan kampus.
Dalam sambutan perpisahannya, Prof. Suparno menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh sivitas akademika.
Ia membeberkan sederet capaian strategis, mulai dari pengukuhan lebih dari 20 guru besar lintas disiplin, pembukaan program studi baru, hingga penguatan infrastruktur akademik.
“Untag Semarang tumbuh sangat signifikan. Kami membuka prodi-prodi baru seperti S1 Bisnis Digital, S2 Teknik Sipil, hingga S1 Pendidikan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa—yang saat ini menjadi satu-satunya di dunia,” ungkapnya.
Tak hanya itu, prestasi mahasiswa ikut menanjak, Gedung Laboratorium FTP Terpadu berdiri megah, dan fasilitas laboratorium komputer serta bahasa di Fakultas Bahasa dan Budaya terus diperkuat.
Dari sisi eksternal, Untag Semarang juga mencetak prestasi membanggakan: kampus terbaik dalam Inklusi Kesadaran Pajak, peringkat pertama kerja sama terbaik se-Jawa Tengah, hingga perluasan jejaring industri untuk mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Masuknya Prof. Suparjo sebagai rektor baru menandai babak lanjutan. Dengan fondasi yang sudah kokoh, ia berkomitmen membawa Untag Semarang melangkah lebih jauh—lebih inovatif, lebih berkualitas, dan lebih mendunia.
“Kami akan melanjutkan program strategis yang telah ada, sekaligus mendorong internasionalisasi agar Untag Semarang mampu bersaing secara global, tanpa meninggalkan nilai Pancasila dan nasionalisme,” tegas Prof. Suparjo.
Dengan semangat baru dan kepemimpinan baru, Untag Semarang optimistis melaju sebagai kampus unggul, inklusif, dan adaptif—siap menjawab tantangan zaman serta terus berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. (Red)