
SUARAMUDA.NET, JAKARTA — Ada kabar gembira buat para pecinta buku di Indonesia! Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) resmi menerima donasi spesial dari Perpustakaan Negara Rusia (FSBI RSL).
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 67 novel karya penulis legendaris Rusia serta 5 tablet berisi koleksi literatur digital diserahkan langsung di Jakarta, Rabu (27/8/2025).
Koleksi ini bukan sembarang koleksi. Bayangkan, karya-karya besar dari nama-nama seperti Alexander Pushkin, Leo Tolstoy, hingga Fyodor Dostoevsky kini bisa dinikmati lebih dekat oleh masyarakat Indonesia.
Mulai dari novel klasik, fiksi sains, hingga literatur modern, semua tersedia dalam bentuk cetak maupun digital.
“Melalui donasi ini, kami berharap pembaca di Indonesia bisa mengenal Rusia lebih dalam, tidak hanya melalui berita dan sejarah, tetapi juga lewat kekuatan sastra,” ujar Sergei Tolchenov, Duta Besar Rusia untuk Indonesia, usai menyerahkan donasi secara simbolis kepada Kepala Perpusnas RI, E. Aminudin Aziz.
Menurut Sergei, sastra adalah jendela budaya. Dengan membaca karya para maestro Rusia, pembaca di Indonesia bisa ikut merasakan denyut kehidupan, konflik batin, dan pandangan dunia yang pernah mengguncang literatur global.
Dari kisah cinta penuh lirisisme Pushkin, keperihan sosial Dostoevsky, hingga refleksi kemanusiaan Tolstoy—semuanya kini hadir lebih dekat.
Donasi ini juga semakin istimewa karena Perpusnas RI menempatkan koleksi tersebut di bagian khusus literatur asing “M.I. Rudomino”, sebuah ruang yang memang disiapkan untuk memperkaya wawasan pembaca lewat karya internasional.
Jadi, buat kamu yang suka menjelajahi dunia lewat buku, inilah saat yang tepat untuk mampir.
Selain buku cetak, 5 tablet yang disumbangkan berisi ratusan judul literatur Rusia lintas genre. Dengan begitu, pengalaman membaca tidak hanya terbatas pada lembar kertas, tapi juga bisa dinikmati secara digital yang lebih praktis dan interaktif.
Kepala Perpusnas RI, Aminudin Aziz, menyambut hangat inisiatif ini. Ia menegaskan bahwa kerja sama budaya lewat literasi adalah langkah penting dalam memperkuat hubungan dua negara.
“Buku adalah medium universal. Dengan membaca karya-karya Rusia, masyarakat Indonesia dapat memperluas cakrawala dan memahami cara pandang bangsa lain,” katanya.
Kini, masyarakat umum sudah bisa mengakses koleksi ini di Perpusnas RI, Jakarta Pusat. Rasanya seperti mendapatkan tiket gratis untuk berkelana ke dunia sastra Rusia yang penuh kedalaman makna.
Jadi, buat kamu yang suka mengulik karya klasik atau penasaran dengan novel-novel Rusia yang kerap disebut-sebut sebagai tonggak literatur dunia, Perpusnas RI kini punya gudangnya.
Jangan lupa mampir, siapa tahu kamu bisa menemukan inspirasi baru dari halaman-halaman novel legendaris itu! (Red)