
SUARAMUDA, JAKARTA – Hari Pangan Sedunia 2024 jatuh pada 16 Oktober bulan ini. Sebagai momen peringatan, Badan Pangan dan Pertanian Dunia (Food and Agriculture Organisation) mengangkat tema “Hak atas Pangan untuk Kehidupan dan Masa Depan yang Lebih Baik”.
Di Indonesia, SMA Vianney Jakarta selaras dengan Keuskupan Agung Jakarta mengusung tema “Menghargai Pangan Lokal, Memartabatkan Petani dan Nelayan”. Perayaan itu digelar dengan melibatkan seluruh siswa, para guru dan staf/ karyawan SMA Vianney Jakarta, Rabu, 16 Oktober 2024.
Dalam pelaksanaannya, para siswa disuguhkan aneka cita rasa makanan nusantara. Menu yang disajikan berupa menu-menu tradisional.
Para siswa tidak hanya dimanjakan dengan cita rasa lezat, tetapi juga diajak untuk merenungkan pentingnya berbagai macam nilai-nilai hidup, menghargai warisan leluhur, dan menjaga kelestarian bahan pangan lokal.
Diawali dengan kegiatan senam bersama di lapangan Sekolah Vianney, para siswa kemudian kembali ke kelas untuk mempersiapkan berbagai alat dan bahan dalam pengolahan makanan hasil bumi.
Setiap kelas mempersiapkan tiga menu terbaiknya untuk disajikan, seperti jagung rebus, ubi panggang, kacang rebus, popcorn, jasuke, dan makanan lezat hasil bumi lainnya.
Seperti rilis yang dikirim pada suaramuda.net, Jumat (18/10/2024), momentum peringatan Hari Pangan Sedunia dimaknai sebagai upaya perenungan lebih dalam untuk menghargai kekayaan kuliner Nusantara.
“Di mana, makanan tradisional bukan sekadar hidangan, melainkan warisan budaya yang diwariskan oleh nenek moyang kita. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan semangat kreativitas siswa. Ini terlihat dari upaya masing-masing kelas dalam merancang menu yang unik dan menarik, “bunyi statemen yang ditulis dalam rilis SMA Vianney Jakarta.
“Di tengah maraknya makanan cepat saji, makanan tradisional hadir sebagai alternatif yang lebih sehat dan berkelanjutan. Dengan mengonsumsi makanan tradisional, kita tidak hanya menjaga kesehatan tubuh, tetapi juga mendukung petani lokal dan melestarikan lingkungan. Mari kita jadikan SMA Vianney sebagai pelopor pelestarian makanan tradisional di Indonesia, “tambah statemen tersebut.
Perayaan Hari Pangan Dunia oleh SMA Vianney dilatarbelakangi kisah Tuhan Yesus yang dianutnya, yang begitu menghargai orang yang memberi makan dan minum kepada saudara-saudarinya yang lapar dan haus. Dasar kegiatan itu juga disarikan dari Surat Gembala KAJ Mgr. Kardinal Julius Suhary, 2024. (Red)
(Oleh: Reizo Johansen XII IIS-1)