Kembangkan Jamu Fermentasi, Tim PPK LSis UGM Gelar Pelatihan Diikuti Kelompok Wanita Tani Desa Pleret Bantul

SUARAMUDA – Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi LSiS FMIPA UGM kembali menunjukkan komitmen lewat pengembangan produk olahan yang bersumber dari tanaman TOGA.

Agar ide itu dapat diimplementasikan masyarakat, para mahasiswa itu menggelar pelatihan yang menyasar pada ibu rumah tangga yang tergabung dalam kelompok wanita tani Dukuh Kedaton, Kecamatan Pleret, Bantul, Yogyakarta, Selasa (23/7/2024) lalu.

Berdasarkan rilis yang diterima suaramuda.net, Jumat (26/7/2024), pelatihan itu bertujuan untuk meningkatkan kompetensi ibu-ibu kelompok wanita tani tentang pemanfaatan tanaman TOGA menjadi produk dengan nilai guna dan nilai jual yang tinggi.

Hadir menjadi pemateri pelatihan, dosen Fakultas Teknologi Pertanian UGM Stugestus Kurniawan Jati, dosen pembimbing Tim PPK LSiS FMIPA UGM Andi Syahid Muttaqin, ketua LSiS FMIPA UGM, serta perwakilan dari BPP Desa Pleret.

Tak hanya itu, selain peserta dari ibu kelompok wanita tani, anggota relawan juga hadir turut menyemarakkan pelatihan yang dimulai dengan pengisian kuesioner, sambutan, pemaparan materi serta praktik.

Dalam laporan rilis panitia, para peserta sangat antusias dan turut aktif dalam mengikuti pelatihan pembuatan jamu fermentasi. Mereka terlibat langsung seperti mengupas dan menghaluskan beragam tanaman TOGA, seperti jahe merah, laos merah, dan kunyit dengan cara diparut.

Peserta yang didominasi perempuan itu juga terlibat dalam hal teknis, mulai merebus parutan TOGA hingga menambahkan jumlah larutan fermentasi scoby serta proses fermentasi jamu.

Ketua Kelompok Wanita Tani Padukuhan Kedaton, Fatimah Sa’diyah menyampaikan apresiasinya pada tim LSiS FMIPA UGM. Menurutnya, pelatihan telah berjalan sangat baik dan bisa digelar secara kesinambungan.

Sementara itu, salah satu peserta yang enggan disebut namanya mengungkapkan semangatnya untuk mengikuti pelatihan pembuatan minuman jamu fermentasi tersebut.

“Saya sangat apresiasi, dan saya yakin pelatihan ini memberikan ilmu baru sehingga sangat bermanfaat melalui pembuatan minuman fermentasi yang tahan lama dan enak,” ujarnya. (Red)

Redaksi Suara Muda, Saatnya Semangat Kita, Spirit Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like