Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor Langsungkan Pengabdian Masyarakat di SMP Negeri 3 Bogor: Kepoin yuk!

SUARAMUDA, BOGOR — Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor (IPB) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di SMP Negeri 3 Bogor dengan pembuatan jelly menggunakan pewarna alami dari angkak (beras yang telah difermentasi oleh jamur Monascus purpureus).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya pemanfaatan bahan alami dalam industri pangan, serta memperkenalkan mereka pada analisis kimia dalam pembuatan produk makanan berbasis pewarna alami pengganti dari pewarna sintesis yang berbahaya.

Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan siswa dari kelas IX yang sangat antusias mengikuti setiap sesi. Para mahasiswa dari Program Studi Kimia Sekolah Vokasi IPB memandu siswa untuk memahami proses pembuatan jelly secara ilmiah, mulai dari pemilihan bahan, proses pembuatan permen jelly angkak, pemahaman pewarna sintesis dan peran mikrobioogi secara umum.

Para divisi pemateri pengabdian masyarakat. salah satu pemateri Launia Aily Hanan menjelaskan bahwa angkak mengandung pigmen alami berwarna merah yang dapat digunakan sebagai pewarna alami yang aman bagi kesehatan.

“Pewarna makanan alami seperti angkak memiliki banyak manfaat, baik dari segi kesehatan maupun keberlanjutan. Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa dapat memahami pentingnya memilih bahan-bahan alami yang ramah lingkungan dalam produksi pangan,” kata Launia, Senin (18/11/2024).

Dalam sesi ini siswa dijelaskan secara rinci dalam pembuatan jelly yang sehat dan menarik dengan menggunakan angkak sebagai pewarna alami, tanpa menambahkan bahan kimia sintetis. Para siswa juga diperkenalkan dengan analisis kimia untuk mengetahui kandungan nutrisi pada jelly yang dihasilkan.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak SMP Negeri 3 Bogor yaitu Elis menyampaikan terima kasih kepada tim pengabdian masyarakat Sekolah Vokasi IPB.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa kami, tidak hanya dari sisi keterampilan praktis, tetapi juga dari perspektif pengetahuan ilmiah yang mendalam. Kami berharap dapat terus bekerja sama untuk pengembangan pendidikan di sekolah, “katanya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Sekolah Vokasi IPB dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi di masyarakat, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan dalam industri pangan.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat membuka peluang bagi siswa untuk lebih mengenal dunia industri pangan yang ramah lingkungan dan berbasis bahan alami.

Tim Pengabdian Masyarakat Sekolah Vokasi IPB berharap kegiatan ini dapat menjadi model bagi pengembangan kurikulum berbasis sains dan teknologi yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan zaman. (Red)

Penulis : Hilda Aprillia Sari

Redaksi Suara Muda, Saatnya Semangat Kita, Spirit Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like