Di Ponpes Monasmuda Institute, Unwahas Sukses Gelar Edukasi Literasi Keuangan Digital Bareng Santri

SUARAMUDA, KOTA SEMARANG — Universitas Wahid Hasyim melalui program pengabdian masyarakat kembali membuktikan komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan di kalangan santri Pondok Pesantren Monasmuda Institute, Tambakaji Ngaliyan, Kota Semarang, Kamis (26/9/2024).

Bekerja sama dengan Sinarmas Sekuritas, acara ini menghadirkan tiga pemateri ahli yang mengedukasi santri mengenai pentingnya literasi keuangan dan pengelolaan investasi berbasis digital sesuai prinsip syariah.

Kegiatan ini diadakan dalam bentuk workshop interaktif yang mencakup materi seputar manajemen risiko, prinsip investasi syariah, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan keuangan.

Sementara, para pemateri memberikan materi dengan pendekatan yang praktis, termasuk simulasi menggunakan platform investasi berbasis digital.

“Acara ini sangat membantu saya dalam memahami konsep keuangan digital yang sesuai dengan prinsip syariah,” ujar salah satu santri, Fadli.

“Sebelumnya saya tidak pernah terpikir untuk berinvestasi, tetapi setelah mengikuti pelatihan ini, saya merasa lebih percaya diri untuk memulai, “ujarnya.

Pihak pondok pesantren pun memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada Universitas Wahid Hasyim yang telah menghadirkan program yang bermanfaat ini. Para santri kami sekarang lebih memahami bagaimana mengelola keuangan dengan bijak dan bertanggung jawab,” kata Junaedi, perwakilan dari Pondok Pesantren Monasmuda Institute.

Antusiasme para santri terlihat sepanjang acara, terutama pada sesi simulasi investasi digital. Salah seorang peserta, Nurul, menyebut bahwa simulasi yang diberikan sangat membantunya untuk memahami bagaimana cara kerja investasi di pasar saham. Nurul mengatakan dirinya saat ini lebih paham risiko dan keuntungan yang bisa dihadapi.

Universitas Wahid Hasyim berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak jangka panjang dalam meningkatkan literasi keuangan di kalangan santri.

Dengan demikian, santri tidak hanya memiliki pengetahuan agama yang kuat, tetapi juga mampu menjadi investor yang cerdas dan beretika sesuai dengan prinsip keuangan syariah. (Red)

Redaksi Suara Muda, Saatnya Semangat Kita, Spirit Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like