
SUARAMUDA, SEMARANG – Nasionalisme adalah konsep atau ideologi yang mementingkan identitas, kesatuan, dan kepentingan nasional suatu bangsa atau negara. Menurut KBBI, nasionalisme diartikan sebagai paham atau ajaran untuk mencintai bangsa dan negara sendiri.
Dalam catatan sejarah, semagat nasionalisme telah ditunjukan oleh pendiri bangsa dan para pejuang kemerdekaan yang mengedepankan persatuan dan kesetaraan denga tujuan untuk merebut kemerdekaan dari penjajah yang bertentangan dengan prinsip kemanusiaan dan keadilan.
Seiring berkembannya zaman, rasa nasionalisme seolah sudah mulai luntur. Lalu bagaimana dengan para generasi muda sekarang, apakah rasa nasionalisme masih terpatri kuat dalam jiwa sebagaimana para pejuang?
Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tidak pernah berubah sejak awal, yang berbeda hanya masyarakat yang menerapkan nilai-nilai Pancasila saja yang mulai memudar,karena perkembangan dari waktu ke waktu.
Generasi muda menyaksikan memudarnya nilai-nilai Pancasila dan nasionalisme karena terlalu mengikuti perkembangan zaman ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih, globalisasi dan pergaulan bebas.
Di tengah masuknya arus globalisasi di Indonesia ini mengakibatkan berbagai macam dampak, dan yang paling berdampak dari arus globalisasi ini adalah para generasi muda.
Pengaruh budaya asing yang tidak tersaring, kurangnya kesadaran sejarah, penggunaan media sosial yang tidak bijak, serta menurunnya semangat gotong royong menjadi faktor utama melemahnya nasionalisme di kalangan anak muda.
Pendidikan Pancasila dalam hal ini memegang peranan krusial dalam memperkuat rasa nasionalisme generasi muda di tengah arus globalisasi.
Inilah mengapa Pendidikan Pancasila ditetapkan menjadi mata pelajaran wajib di Indonesia yang dipelajari sejak Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi.
Melalui Pendidikan Pancasila, kesadaran akan sejarah perjuangan bangsa dapat ditanamkan agar generasi muda lebih menghargai makna kemerdekaan dam lebih mencintai budaya lokal.
Implementasi nilai-nilai Pancasila dapat dimulai dengan menumbuhkan rasa nasionalisme terlebih dahulu.
Ini bisa dilakukan pada momen-momen penting di Indonesia, seperti Hari Kemerdekaan, Hari Pahlawan, Hari Sumpah Pemuda, serta berbagai hari penting lainnya yang bisa dijadikan kesempatan untuk menanamkan rasa nasionalisme pada generasi muda.
Kita perlu memanfaatkan momen tersebut agar lebih peduli dengan nilai-nilai Pancasila.
Selain itu, sebagai generasi muda, kita seharusnya mengembangkan semangat cinta tanah air, seperti mendukung produk lokal dan berusaha keras dalam menuntut ilmu untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia. Kita juga perlu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dengan baik.
*) Penulis: Rahma Safitri, Mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta
**) Artikel ini disusun untuk memenuhi tugas perkuliahan
***) Isi dan pesan dalam artikel bukan menjadi pandangan redaksi