Tragedi Hong Kong Guncang Pekerja Migran Indonesia: 7 Orang Jadi Korban, Ratusan Lainnya Masih Dicari!

(Foto: REUTERS)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Duka mendalam menyelimuti komunitas pekerja migran Indonesia di Hong Kong. Kebakaran dahsyat yang melalap kompleks apartemen Wang Fuk Court, Tai Po, Rabu (26/11), menyisakan cerita pilu.

Sebanyak 140 WNI yang tinggal dan bekerja di kawasan itu ikut terdampak dalam musibah yang disebut sebagai kebakaran terbesar dalam beberapa dekade terakhir.

Dalam rilis resminya pada Sabtu (29/11), KJRI Hong Kong mengungkapkan bahwa seluruh WNI di kompleks itu merupakan PMI sektor domestik.

Dari total jumlah tersebut, baru 61 orang yang berhasil dikonfirmasi keberadaannya, termasuk mereka yang selamat maupun yang meninggal dunia.

Sementara 79 WNI lainnya masih belum diketahui kondisi dan keberadaannya.

“Termasuk WNI/PMI korban meninggal. Sementara 79 lainnya masih terus diverifikasi keberadaan dan kondisinya,” tulis KJRI Hong Kong.

Musibah yang melahap tujuh dari delapan gedung apartemen itu telah merenggut 128 nyawa, dan tragisnya tujuh di antaranya adalah WNI perempuan, seluruhnya bekerja sebagai PMI sektor domestik.

Selain itu, puluhan korban lain terluka, termasuk satu WNI yang kini dalam kondisi serius.

Untuk membantu para korban, KJRI Hong Kong telah menurunkan tim ke lokasi, membuka posko darurat, melakukan pendataan identitas, hingga menyalurkan bantuan mendesak untuk para penyintas.

Pihak KJRI juga terus berkoordinasi dengan jaringan masyarakat Indonesia di Hong Kong untuk menelusuri informasi terkait WNI yang belum ditemukan.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan otoritas setempat. Insiden tersebut menghancurkan sekitar 2.000 unit apartemen di kompleks padat penduduk yang dihuni lebih dari 4.000 orang, banyak di antaranya adalah lansia.

Duka mendalam untuk para korban. Semoga keluarga diberi kekuatan dan para korban selamat segera ditemukan. (Red)

 

Redaksi Suara Muda, Saatnya Semangat Kita, Spirit Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like